Burung Moa, Burung Raksasa Selandia Baru yang Telah Punah

Wednesday, 6 January 2010 ·

Moa adalah nama burung asli Selandia Baru. Moa adalah burung asli Selandia Baru yang tidak dapat terbang. Mereka unik karena tidak memiliki sayap, bahkan tidak memiliki sayak kecil. Limabelas spesies pada besar yang bervariasi, dengan yang terbesar, moa raksasa (Dinornis robustus dan Dinornis novaezelandiae), mencapai tinggi sekitar 3.6 m dan berat 250 kg. Mereka adalah hewan herbivora di ekosistem hutam Selandia Baru. Daun, ranting dan buah memainkan peran penting untuk makanan mereka.


Moa diburu oleh elang Haast, elang terbesar di dunia yang juga telah punah. Kepunahan moa diakibatkan oleh perburuan dan pembersihan hutan oleh Māori. Beberapa spesimen asli dari burung ini bisa kita lihat secara langsung di Museum Te Papa.

Burung ini memikili cakar dan tulang kaki lebih besar dari tulang kaki manusia. Ukuran pangkal paha yang besar ini pula yang membuat burung ini akhirnya menjadi sasaran perburuan orang-orang Maori di masa lalu. Mereka hanya memakan pangkal paha burung ini dan sisanya ditinggalkan begitu saja.

Posting Terkait



0 komentar:

Recent Posts:

About this blog

Tertarik untuk membuat website/blog untuk Anda pribadi, perusahaan, atau organisasi Anda? Saya siap menerima pembuatan desain website/blog Anda. Harga mulai dari Rp.150.000,00. Silakan ajukan penawaran Anda, hubungi saya di sini.

Blog ini sebenarnya adalah blog pribadi di mana saya bisa menuliskan keinginan dan ide-ide yang saya miliki. Saya, Andoyo, bersama istri Eflita Meiyetriani alhamdulillah telah di karunia seorang putri cantik bernama Kheira Alexandrina Andoyo.

Jika Anda membutuhkan beberapa informasi tentang Selandia Baru (New Zealand) jangan segan-segan untuk menghubungi kami, click Contact Us atau email/chating dengan kami di andoyo_andoyo@yahoo.com.

Chating dengan saya: